Lily Candilongi Sesuai Untuk Dikembangkan Oleh Petani Kecil
Lily ---- Berbunga putih bersih saat mekar
dan saat kuncup berwarna kehijauan, yap itulah bunga Lily. Lebar bunga saat
mekar 10 - 20cm, ukuran tepala bagian luar panjangnya 12 - 15cm dan lebar 3 -
4,5cm. Lily candilongi mempunyai sifat perennial dengan tinggi 60 - 85cm,
produksi bunga antara 5 sampai 6 tangkai pertahun, jumlah anakan 4 - 6 per
tanaman, untuk umur mulai berbunga 3 - 4 bulan. Sebagai bunga potong, Lily
Candilongi dapat bertahan 6 - 7 hari dalam jangka jambangan.
Tepala bunga ini tidak bergelombang
dengan ujung melengkung lemah. Tipe bunga tunggal dengan orientasi bunga tegak
dan batang berwarna hijau. Daun hijaunya berbentuk jorong-jorong panjang,
tersusun berselang-seling, dengan posisi ujung daun lebih tinggi dari bagian
pangkalnya.
Nama Candilongi didapatkan dari
hasil persilangan Lilium longiflorum, yang bisa disebur Lily krek atau lily
lokal dengan lili asiatik yang bunganya menyerupai mangkuk. Keunggulan lily
hasil persilangan ini adalah bunganya yang tegak menghadap keatas dibanding
lili krek yang bunganya menyerupai mangkuk. Dengan begitu bagian dalam bunga
tetap terlihat saat disusun dalam rangkaian sehingga banyak pengkoleksi bunga
yang melirik Lily Candilongi ini.
Keunggulan varietas ini adalah
memiliki aroma yang lebih wangi, dapat beradaptasi baik didataran rendah sampai
ketinggian 12000 - 3000 meter diatas permukaan laut dan dapat dibudidayakan
pada lahan yang terbuka. Varietas ini potensial dikembangkan secara komersial
sebagai bunga potong oleh agroindustri bunga.
Lily varietas candilongi selain
dapat diperbanyak dengan kultur jaringan juga dapat diperbanyak melalui biji.
Varietas ini sangat sesuai untuk dikembangkan oleh petani kecil dengan modal
yang terbatas. Perbanyakan tenaman Lily dengan biji memiliki beberapa keunggulan
di antaranya adalah lebih cepat dan lebih murah dalam penyediaan benihnya.



Komentar
Posting Komentar